Selasa, 31 Juli 2012

Kebutuhan Dasar Manusia

Air siap konsumsi (potable water) adalah air yang aman (sehat) dan bagus untuk dikonsumsi, tidak berwarna, tidak berbau, serta rasanya segar. Air yang aman dan sehat adalah air yang tidak mengandung mikroorganisme dan partikel-partikel berbahaya bagi kesehatan tubuh. Air yang siap dikonsumsi harus memenuhi standar kualitas air bersih, dimana pada air bersih harus mempunyai kualitas tinggi secara fisik, kimia maupun biologi untuk mencegah timbulnya penyakit.
Air (khususnya air minum) merupakan kebutuhan dasar manusia yang terpenting. Di beberapa daerah yang terletak dekat dengan tepi laut sering memiliki air tanah yang bersifat payau, seperti Surabaya. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan air bersih dipenuhi dengan cara lain. Disamping itu, jumlah penduduk Surabaya diperkirakan 3,5 juta jiwa (BPS Surabaya 2003).
Air bersih dan sehat dibutuhkan setiap orang. Namun apa yang harus kita lakukan jika kesulitan mendapatkan air bersih, namun disekeliling masih banyak air walaupun kotor ? Bagaimana cara merubah air tidak layak konsumsi menjadi air yang bersih dan layak untuk diapakai dalam kehidupan sehari-hari ? Segera uji kualitas air anda secara GRATIS!
Info lengkap: www.hydro.co.id
Sumber: http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-6777-2302100049-bab1.pdf

Indonesia Bumi Air, masihkah?

Indonesia seperti yang telah kita ketahui, merupakan negara dengan kekayaan alam yang luar biasa. Dari bentangan 17.509 pulau di seluruh wilayah ini, bumi Indonesia menyimpan kekayaan bumi terbesar, tidak terkecuali sumber daya air. Tentu menjadi penting karena air, adalah unsur utama pembentuk bumi. Dan air pulalah, sumber utama kehidupan manusia sejajar dengan makanan yang tumbuh dari tanah.
Indonesia adalah negeri dengan kekayaan air terbesar kelima di dunia, setelah Brasil, Rusia, Cina, dan Kanada. Data kementerian PU tahun 2006 menyebutkan ketersediaan air di Indonesia sebesar 15.500 meter kubik per kapita per tahun, jauh lebih tinggi dari tingkat ketersediaan global yang rata-rata hanya 600 meter per kubik. Kalau digambarkan, jumlah air Indonesia mencakup 21% Samudera Pasifik. Sayangnya, limpahan air Indonesia tidak serta-merta menyelesaikan masalah krisis air bersih yang diprediksi juga akan menimpa dua pulau mayor pada 2015 nanti. Pulau Jawa yang (hanya) memiliki ketersediaan sekitar 30.596,2 juta meter kubik per tahun jauh dari cukup bagi jumlah penduduk yang terus melonjak. Tidak mengherankan jika Jawa, terutama daerah Jawa Barat, diprediksi akan mengalami krisis air bersih paling cepat pada 2015, tahun prediksi yang sama ditujukan untuk Pulau Bali.
Forum Air Dunia secara global memprediksi gelaja krisis air bersih di negara-negara berkembang baru akan terjadi dalam setidaknya sepuluh tahun mendatang. Indonesia sendiri, dengan kondisi konsumsi air seperti sekarang, diperkirakan akan mulai mengalami krisis air pada tahun 2025. Padahal, pada rentang waktu yang sama, jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 400 juta jiwa (BKKBN).
Di daerah-daerah, ketergantungan manusia terhadap bumi dan air masih menjadi kekhawatiran. Betapa tidak, Nusa Tenggara Timur dan sebagian kecil daerah Jawa termasuk wilayah paling potensial terjadi krisis air, ketika tanda-tanda ke arah sana sudah nampak sekarang. Kepala Dinas PU Provinsi NTT kepada media pada awal Januari lalu mengungkapkan, masih ada setidaknya enam kabupaten di wilayahnya yang mengalami krisis air bersih, yakni Kupang, Ende, Sikka, Flores Timur, Belu, dan Sumba Timur. Defisit air bersih di seluruh wilayah NTT mencapai 1,2 miliar meter kubik per tahun. Siklus air yang sifatnya empat bulan musim basah dan delapan bulan musim kering menjadi tantangan berat bagi penduduk. Bukan hanya yang hidup dari pertanian, tetapi juga penduduk secara keseluruhan. Standar pemenuhan air tubuh yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan yakni 30 liter per orang per hari terasa sangat utopis, karena pada kenyataannya warga masih harus membeli air yang di beberapa dusun dibatasi maksimal dua puluh liter setiap keluarga.
Di bagian lain Indonesia, sebagian orang Indonesia menghadapi masalah yang sama. Masyarakat Kabupaten Gunung Kidul DIY di setidaknya 15 kecamatan harus rela hidup dalam keterbatasan air bersih.
Sebagai ilustrasi mengenai betapa rawannya kondisiair air bersih di dunia, data dari sebuah penelitian mengungkapkan bahwa penyakit muntaber yang disebabkan oleh air yang terkontaminasi, setiap tahunnya membunuh sekitar 2 juta anak-anak, dan menyerang sekitar 900 juta orang. Air Limbah berupa air kotor, air buangan dari dapur, kamar mandi, toilet, dan lain-lain, semuanya adalah sisa proses industri maupun rumah tangga. Produksi air limbah, jumlah dan komposisinya dipengaruhi oleh factor kepadatan penduduk, urbanisasi, industri, teknologi dan sikap masyarakat. Meningkatnya penggunaan air di satu pihak dan berkurangnya sumber air bersih di lain pihak menambah rumitnya masalah air limbah karena manusia terpaksa menggunakan kembali air limbah itu. Di Negara berkembang, masalah pembuangan dan pengolahan air limbah akan berlipat dua dalam waktu 10 tahun, khususnya untuk wilayah perkotaan. Sedangkan di Negara-negara maju dengan penambahan pelayanan sebanyak 4%, besarnya masalah berlipat dua dalam waktu 20 tahun. Pertimbangan umum mengenai air limbah adalah air limbah dapat menjadi sumber penyakit kolera, tifus abdomen, dan penyakit-penyakit lain. Air limbah berakibat buruk pada sumber air, baik secara fisik, kimia maupun biologis. Air limbah dapat menjadi tempat berkembang biaknya vektor penyakit, mengakibatkan bau tidak sedap, mengganggu kehidupan dalam air, mengganggu kehidupan kolam, sungai, dll. Karena banyaknya kontaminan dalam air yang kita konsumsi, maka sebaiknya dilakukan penyaringan terlebih dahulu dengan bahan atau media yang yang tidak menimbulkan masalah baru, artinya bahan atau media yang digunakan memilki kualitas yang baik serta tidak anti karat.
Hanya HYDRO water technology memberikan solusi dari permasalahan yang anda alami. Dengan HYDRO 4000; HYDRO Portable Jumbo; HYDRO 6000 yang disesuaikan dengan kebutuhan anda, dan akan membuat air dirumah anda menjadi lebih berkualitas.
HYDRO WATER SOLUTION FOR BETTEN HUMAN LIFE

Ciri-ciri Air Tidak Bersih di Rumah Anda!

KOMPAS.com – Ada beberapa ciri yang bisa dilihat dan ditandai sebagai air tidak bersih. Anda bisa mengamatinya dengan teliti agar suplai air pada hunian Anda tidak bermasalah bagi kesehatan Anda dan keluarga.
Dengan mata telanjang, air bersih yang layak pakai akan terlihat jernih, tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, dan segar. Uji laboratoriumnya tidak mengandung bakteri-bakteri berbahaya yang dapat mengakibatkan penyakit seperti diare, tipus, kolera, atau penyakit cacing perut.
Secara kimiawi, air tidak mengandung zat kimia beracun, tapi juga tidak kekurangan zat kimia tertentu yang diperlukan bagi tubuh manusia. Dr Ir. Arie Herlambang dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memberikan beberapa ciri-ciri masalah air berikut ini:
Ciri-ciri
- Sabun susah hilang dari kulit sekalipun sudah dibilas air berkali-kali.
- Menimbulkan iritasi pada kulit.
- Air yang baru keluar jernih, tapi setelah didiamkan kira-kira 2 hari akan terlihat kuning.
- Air terasa getir di lidah.
- Air berbau seperti bau selokan.
Masalah
- Sadah atau kandungan kapurnya tinggi
- PH rendah
- Mengandung besi dan mangan
- PH terlalu tinggi atau terlalu rendah
- Air terkontaminasi limbah domestik
sumber : http://properti.kompas.com/read/2012/06/06/13462236/Ciri-ciri.Air.Tidak.Bersih.di.Rumah.Anda.

Alat Penyaring Air

Sumber air jernih dan bersih sudah semakin langka. Hal itu dapat terjadi akibat pencemaran, polusi, dan lain-lain. Oleh karena itu, keberadaan Alat Penyaring Air yang bisa diandalkan mutlak diperlukan. Sebagai unsur kedua terpenting yang dibutuhkan oleh manusia setelah oksigen, Air yang bersih menjadi jaminan kelangsungan hidup umat manusia. Dengan kenyataan bahwa 70% dari tubuh manusia terdiri dari air, tentunya bisa disimpulkan dengan mudah bahwa kekurangan air akan membuat manusia tak bisa bertahan.
Alat Penyaring Air secara harfiah bisa diartikan sebagai alat yang yang diisi media pasir silika, karbon aktif atau yang lainnya yang digunakan untuk menjalankan proses menjernihkan air dari berbagai partikel dan lumpur. Sebuah alat penyaring air yang baik, bahkan memiliki kemampuan untuk melenyapkan bakteri dan virus yang terkandung dalam air, menjadikan air tersebut semakin aman untuk dikonsumsi dan digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan yang lain.
Tuntutan konsumen yang semakin meningkat, membuat banyak produsen Alat Penyaring Air yang berlomba-lomba untuk menyediakan Alat Penyaring Air dengan harga yang ramah di kantong, praktis, dan dapat dipergunakan bahkan di kondisi air yang sangat buruk sekalipun. Secara teori memang sah-sah saja, sebab sebenarnya semua jenis air bahkan air yang berminyak, keruh dan berbau sekalipun, dapat diolah menjadi air minum yang aman dikonsumsi, tentunya dengan menggunakan Alat Penyaring Air yang sesuai. Dan sudah menjadi konsekuensi logis bahwa semakin canggih Alat Penyaring Air maka akan semakin tinggi pula biaya dan tingkat perawatannya.
Namun hal itu tidak berlaku dengan filter air HYDRO. Dengan pengalaman sejak tahun 1999 menunjukkan bahwa penyaring air HYDRO adalah penyaring air yang berkualitas. Dengan harga yang terjangkau, segala permasalahan air di rumah anda akan di selesaikan dengan HYDRO.
HYDRO WATER SOLUTION FOR BETTER HUMAN LIFE.

Indonesia dan Keterbatasan Air Bersih

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki panjang pantai lebih dari 80.000 km. Jumlah penduduk indonesia hingga bulan Mei 2010 adalah 237.556.363 jiwa. Sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di daerah pesisir. Daerah pesisir di Indonesia identik dengan masyarakat miskin dan pemukiman kumuh. Data menunjukkan bahwa sedikitnya ada 63 Kabupaten/Kota yang berada di sepanjang Pantai Utara dan Selatan Pulau Jawa dengan jumlah penduduk tidak kurang dari 74.910.306 jiwa (sekitar 65% dari total penduduk Pulau Jawa). Jika dilihat tren pertumbuhan penduduk pesisir Jawa di era tahun 1990 hingga 2000, maka pertumbuhan penduduk pesisir Jawa rata-rata sekitar 2,2% (lebih tinggi dari pertumbuhan penduduk rata-rata nasional). Peningkatan jumlah penduduk yang cukup signifikan tersebut juga diikuti secara konsisten oleh jumlah penduduk miskin yang kini mencapai 20% dari jumlah keseluruhan penduduk pesisir Pulau Jawa. Di Propinsi Jawa tengah, misalnya, tidak kurang dari 4 juta masyarakat pesisir hidup dalam kemiskinan. Demikian juga di Propinsi Jawa Timur, setidaknya sepertiga (33,86%) dari masyarakat desa yang tinggal di pesisir dalam kondisi miskin. Bahkan, di Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Sumenep lebih dari 50% dari total jumlah penduduknya dalam kategori miskin.
Pada daerah pesisir ini umumnya memiliki masalah dengan akses air bersih. Sumber air yang ada, biasanya bersasal dari sumur air tanah yang airnya berasa asin. Rasa asin ini dikarenakan air tanah yang bercampur dengan air laut, sehingga airnya menjadi payau. Air payau yang berada di daerah pesisir dapat terjadi karena intrusi air laut ataupun secara alami merupakan akuifer air asin. Pada tempat-tempat yang kesulitan mendapatkan air tersebut, air menjadi barang langka nan eksklusif yang sulit di dapat. Untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih, masyarakat terpaksa menampung air hujan atau mengambil dari tempat lain yang relative jauh dan mahal. Air bersih yang layak konsumsi merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Kurangnya akses terhadap air minum juga sanitasi yang tidak baik menyebabkan 3 juta penduduk dunia di negara berkembang terutama anak-anak meninggal setiap tahunnya. Dalam kondisi pendidikan yang kurang dan kemampuan membeli yang terbatas, akses mereka menuju air bersih layak minum menjadi makin sulit. Ketersediaan air bersih layak minum merupakan masalah utama bagi daerah tersebut.
Pada era teknologi yang kian berkembang ini, seharusnya ketersediaan air bersih bukan lagi masalah. Negara-negara yang kesulitan air karena pengaruh geografis seperti negara-negara timur tengah telah lama memanfaatkan air asin baik air laut maupun air payau untuk memenuhi kebutuhan air bersih layak konsumsi mereka yang lebih dikenal dengan teknologi desalinasi. Pemurnian air asin untuk mendapatkan air bersih yang dilakukan di negara-negara tersebut antara lain dilakukan dengan metode destilasi, penyulingan, dll. Seiring berkembangnya teknologi pemurnian air, terdapat teknologi yang lebih praktis, portable dan tidak memakan lahan yang luas, yaitu dengan menggunakan teknologi purifikasi Reverse Osmosis dengan bantuan membran. Secara prinsip, teknologi reverse osmosis ini memanfaatkan perbedaan tekanan yang menggunakan membran semi permeable untuk memisahkan air tawar dengan air asin. Dengan teknologi yang penjernihan air, menggunakan media yang berkualitas mampu memberikan solusi bagi permasalahan Air Anda!
Segera Hubungi Kami! Dan dpatkan promo Bulan Ramadhan.. BUY ONE GET ONE!..
Info lengkap: www.hydro.co.id
Telpn: 021 64 7000 96
Sumber:http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-16123-3307100092-chapter1.pdf

Krisis Global Air Bersih


Kajian global kondisi air di dunia yang disampaikan pada World Water Forum II di Denhaag tahun 2000, memproyeksikan bahwa pada tahun 2025 akan terjadi krisis air di beberapa negara. Meskipun Indonesia termasuk 10 negara kaya air namun krisis air diperkirakan akan terjadi juga, sebagai akibat dari kesalahan pengelolaan air yang tercermin dari tingkat pencemaran air yang tinggi, pemakaian air yang tidak efisien, fluktuasi debit air sungai yang sangat besar, kelembagaan yang masih lemah dan peraturan perundang-undangan yang tidak memadai. Ketersediaan air di Indonesia mencapai 15.000 meter kubik per kapita per tahun, masih di atas rata-rata dunia yang hanya 8.000 meter kubik per kapita per tahun.
Namun jika ditinjau ketersediaannya per pulau akan sangat lain dan bervariasi. Pulau Jawa yang luasnya mencapai tujuh persen dari total daratan wilayah Indonesia hanya mempunyai empat setengah persen dari total potensi air tawar nasional, namun pulau ini dihuni oleh sekitar 65 persen total penduduk Indonesia. Kondisi ini menggambarkan potensi kelangkaan air di Pulau Jawa sangat besar. Jika dilihat ketersediaan air per kapita per tahun, di Pulau Jawa hanya tersedia 1.750 meter kubik per kapita per tahun, masih di bawah standar kecukupan yaitu 2000 meter kubik per kapita per tahun. Jumlah ini akan terus menurun sehingga pada tahun 2020 diperkirakan hanya akan tersedia sebesar 1.200 meter kubik per kapita per tahun. Apabila fenomena ini terus berlanjut maka akan terjadi keterbatasan pengembangan dan pelaksanaan pembangunan di daerah-daerah tersebut karena daya dukung sumberdaya air yang telah terlampaui. Potensi 4 krisis air ini juga terjadi di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.
Masalah air di Indonesia ditandai juga dengan kondisi lingkungan yang makin tidak kondusif sehingga makin mempercepat kelangkaan air. Kerusakan lingkungan antara lain disebabkan oleh terjadinya degradasi daya dukung daerah aliran sungai (DAS) hulu akibat kerusakan hutan yang tak terkendali sehingga luas lahan kritis sudah mencapai 18,5 juta hektar. Di samping itu jumlah DAS kritis yang berjumlah 22 buah pada tahun 1984 telah meningkat menjadi 59 buah pada tahun 1998. Fenomena ini telah menyebabkan turunnya kemampuan DAS untuk menyimpan air di musim kemarau sehingga frekuensi dan besaran banjir makin meningkat, demikian juga sedimentasi makin tinggi yang menyakibatkan pendangkalan di waduk dan sungai sehingga menurunkan daya tampung dan pengalirannya. Pada tahun 1999 terdeteksi bahwa dari 470 DAS di Indonesia, 62 di antaranya dalam kondisi kritis, yang diprediksi dari perbandingan aliran maksimum dan minimum sungai-sungai yang sudah jauh melampaui batas normalnya. Keadaan ini diperparah oleh degradasi dasar sungai akibat penambangan bahan galian golongan C di berbagai sungai di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Barat yang telah menyebabkan kerusakan struktur dan fungsi prasarana dan sarana di sepanjang sungai.
Oleh karena itu perlu dilakukan upaya penghematan air oleh masyarakat secara global. Disamping itu konsumsi air yang kini disebagian kota besar di Indonesia tidak layak konsumsi, maka untuk tetap menjaga kualitas air tersebut perlu dilakukan proses penjernihan dan penyaringan terlebih dahulu sehingga dapat memenuhi standar sebagai air bersih. PT HYDRO Water Technology sebagai perusahaan yang fokus terhadap permasalahan tersebut, memberikan solusi bagi permasalan air Anda. Dengan media Profex yang terbukti 10x lebih tahan lama, sesuai dengan kebutuhan anda.

Ciri-ciri Air Tidak Bersih di Rumah Anda!

KOMPAS.com – Ada beberapa ciri yang bisa dilihat dan ditandai sebagai air tidak bersih. Anda bisa mengamatinya dengan teliti agar suplai air pada hunian Anda tidak bermasalah bagi kesehatan Anda dan keluarga.
Dengan mata telanjang, air bersih yang layak pakai akan terlihat jernih, tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, dan segar. Uji laboratoriumnya tidak mengandung bakteri-bakteri berbahaya yang dapat mengakibatkan penyakit seperti diare, tipus, kolera, atau penyakit cacing perut.
Secara kimiawi, air tidak mengandung zat kimia beracun, tapi juga tidak kekurangan zat kimia tertentu yang diperlukan bagi tubuh manusia. Dr Ir. Arie Herlambang dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memberikan beberapa ciri-ciri masalah air berikut ini:
Ciri-ciri
- Sabun susah hilang dari kulit sekalipun sudah dibilas air berkali-kali.
- Menimbulkan iritasi pada kulit.
- Air yang baru keluar jernih, tapi setelah didiamkan kira-kira 2 hari akan terlihat kuning.
- Air terasa getir di lidah.
- Air berbau seperti bau selokan.
Masalah
- Sadah atau kandungan kapurnya tinggi
- PH rendah
- Mengandung besi dan mangan
- PH terlalu tinggi atau terlalu rendah
- Air terkontaminasi limbah domestik
sumber : http://properti.kompas.com/read/2012/06/06/13462236/Ciri-ciri.Air.Tidak.Bersih.di.Rumah.Anda.

Alat Penyaring Air

Sumber air jernih dan bersih sudah semakin langka. Hal itu dapat terjadi akibat pencemaran, polusi, dan lain-lain. Oleh karena itu, keberadaan Alat Penyaring Air yang bisa diandalkan mutlak diperlukan. Sebagai unsur kedua terpenting yang dibutuhkan oleh manusia setelah oksigen, Air yang bersih menjadi jaminan kelangsungan hidup umat manusia. Dengan kenyataan bahwa 70% dari tubuh manusia terdiri dari air, tentunya bisa disimpulkan dengan mudah bahwa kekurangan air akan membuat manusia tak bisa bertahan.
Alat Penyaring Air secara harfiah bisa diartikan sebagai alat yang yang diisi media pasir silika, karbon aktif atau yang lainnya yang digunakan untuk menjalankan proses menjernihkan air dari berbagai partikel dan lumpur. Sebuah alat penyaring air yang baik, bahkan memiliki kemampuan untuk melenyapkan bakteri dan virus yang terkandung dalam air, menjadikan air tersebut semakin aman untuk dikonsumsi dan digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan yang lain.
Tuntutan konsumen yang semakin meningkat, membuat banyak produsen Alat Penyaring Air yang berlomba-lomba untuk menyediakan Alat Penyaring Air dengan harga yang ramah di kantong, praktis, dan dapat dipergunakan bahkan di kondisi air yang sangat buruk sekalipun. Secara teori memang sah-sah saja, sebab sebenarnya semua jenis air bahkan air yang berminyak, keruh dan berbau sekalipun, dapat diolah menjadi air minum yang aman dikonsumsi, tentunya dengan menggunakan Alat Penyaring Air yang sesuai. Dan sudah menjadi konsekuensi logis bahwa semakin canggih Alat Penyaring Air maka akan semakin tinggi pula biaya dan tingkat perawatannya.
Namun hal itu tidak berlaku dengan filter air HYDRO. Dengan pengalaman sejak tahun 1999 menunjukkan bahwa penyaring air HYDRO adalah penyaring air yang berkualitas. Dengan harga yang terjangkau, segala permasalahan air di rumah anda akan di selesaikan dengan HYDRO.
HYDRO WATER SOLUTION FOR BETTER HUMAN LIFE.

Indonesia dan Keterbatasan Air Bersih

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki panjang pantai lebih dari 80.000 km. Jumlah penduduk indonesia hingga bulan Mei 2010 adalah 237.556.363 jiwa. Sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di daerah pesisir. Daerah pesisir di Indonesia identik dengan masyarakat miskin dan pemukiman kumuh. Data menunjukkan bahwa sedikitnya ada 63 Kabupaten/Kota yang berada di sepanjang Pantai Utara dan Selatan Pulau Jawa dengan jumlah penduduk tidak kurang dari 74.910.306 jiwa (sekitar 65% dari total penduduk Pulau Jawa). Jika dilihat tren pertumbuhan penduduk pesisir Jawa di era tahun 1990 hingga 2000, maka pertumbuhan penduduk pesisir Jawa rata-rata sekitar 2,2% (lebih tinggi dari pertumbuhan penduduk rata-rata nasional). Peningkatan jumlah penduduk yang cukup signifikan tersebut juga diikuti secara konsisten oleh jumlah penduduk miskin yang kini mencapai 20% dari jumlah keseluruhan penduduk pesisir Pulau Jawa. Di Propinsi Jawa tengah, misalnya, tidak kurang dari 4 juta masyarakat pesisir hidup dalam kemiskinan. Demikian juga di Propinsi Jawa Timur, setidaknya sepertiga (33,86%) dari masyarakat desa yang tinggal di pesisir dalam kondisi miskin. Bahkan, di Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Sumenep lebih dari 50% dari total jumlah penduduknya dalam kategori miskin.
Pada daerah pesisir ini umumnya memiliki masalah dengan akses air bersih. Sumber air yang ada, biasanya bersasal dari sumur air tanah yang airnya berasa asin. Rasa asin ini dikarenakan air tanah yang bercampur dengan air laut, sehingga airnya menjadi payau. Air payau yang berada di daerah pesisir dapat terjadi karena intrusi air laut ataupun secara alami merupakan akuifer air asin. Pada tempat-tempat yang kesulitan mendapatkan air tersebut, air menjadi barang langka nan eksklusif yang sulit di dapat. Untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih, masyarakat terpaksa menampung air hujan atau mengambil dari tempat lain yang relative jauh dan mahal. Air bersih yang layak konsumsi merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Kurangnya akses terhadap air minum juga sanitasi yang tidak baik menyebabkan 3 juta penduduk dunia di negara berkembang terutama anak-anak meninggal setiap tahunnya. Dalam kondisi pendidikan yang kurang dan kemampuan membeli yang terbatas, akses mereka menuju air bersih layak minum menjadi makin sulit. Ketersediaan air bersih layak minum merupakan masalah utama bagi daerah tersebut.
Pada era teknologi yang kian berkembang ini, seharusnya ketersediaan air bersih bukan lagi masalah. Negara-negara yang kesulitan air karena pengaruh geografis seperti negara-negara timur tengah telah lama memanfaatkan air asin baik air laut maupun air payau untuk memenuhi kebutuhan air bersih layak konsumsi mereka yang lebih dikenal dengan teknologi desalinasi. Pemurnian air asin untuk mendapatkan air bersih yang dilakukan di negara-negara tersebut antara lain dilakukan dengan metode destilasi, penyulingan, dll. Seiring berkembangnya teknologi pemurnian air, terdapat teknologi yang lebih praktis, portable dan tidak memakan lahan yang luas, yaitu dengan menggunakan teknologi purifikasi Reverse Osmosis dengan bantuan membran. Secara prinsip, teknologi reverse osmosis ini memanfaatkan perbedaan tekanan yang menggunakan membran semi permeable untuk memisahkan air tawar dengan air asin. Dengan teknologi yang penjernihan air, menggunakan media yang berkualitas mampu memberikan solusi bagi permasalahan Air Anda!
Segera Hubungi Kami! Dan dpatkan promo Bulan Ramadhan.. BUY ONE GET ONE!..
Info lengkap: www.hydro.co.id
Telpn: 021 64 7000 96
Sumber:http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-16123-3307100092-chapter1.pdf

Krisis Global Air Bersih

Kajian global kondisi air di dunia yang disampaikan pada World Water Forum II di Denhaag tahun 2000, memproyeksikan bahwa pada tahun 2025 akan terjadi krisis air di beberapa negara. Meskipun Indonesia termasuk 10 negara kaya air namun krisis air diperkirakan akan terjadi juga, sebagai akibat dari kesalahan pengelolaan air yang tercermin dari tingkat pencemaran air yang tinggi, pemakaian air yang tidak efisien, fluktuasi debit air sungai yang sangat besar, kelembagaan yang masih lemah dan peraturan perundang-undangan yang tidak memadai. Ketersediaan air di Indonesia mencapai 15.000 meter kubik per kapita per tahun, masih di atas rata-rata dunia yang hanya 8.000 meter kubik per kapita per tahun.
Namun jika ditinjau ketersediaannya per pulau akan sangat lain dan bervariasi. Pulau Jawa yang luasnya mencapai tujuh persen dari total daratan wilayah Indonesia hanya mempunyai empat setengah persen dari total potensi air tawar nasional, namun pulau ini dihuni oleh sekitar 65 persen total penduduk Indonesia. Kondisi ini menggambarkan potensi kelangkaan air di Pulau Jawa sangat besar. Jika dilihat ketersediaan air per kapita per tahun, di Pulau Jawa hanya tersedia 1.750 meter kubik per kapita per tahun, masih di bawah standar kecukupan yaitu 2000 meter kubik per kapita per tahun. Jumlah ini akan terus menurun sehingga pada tahun 2020 diperkirakan hanya akan tersedia sebesar 1.200 meter kubik per kapita per tahun. Apabila fenomena ini terus berlanjut maka akan terjadi keterbatasan pengembangan dan pelaksanaan pembangunan di daerah-daerah tersebut karena daya dukung sumberdaya air yang telah terlampaui. Potensi 4 krisis air ini juga terjadi di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.
Masalah air di Indonesia ditandai juga dengan kondisi lingkungan yang makin tidak kondusif sehingga makin mempercepat kelangkaan air. Kerusakan lingkungan antara lain disebabkan oleh terjadinya degradasi daya dukung daerah aliran sungai (DAS) hulu akibat kerusakan hutan yang tak terkendali sehingga luas lahan kritis sudah mencapai 18,5 juta hektar. Di samping itu jumlah DAS kritis yang berjumlah 22 buah pada tahun 1984 telah meningkat menjadi 59 buah pada tahun 1998. Fenomena ini telah menyebabkan turunnya kemampuan DAS untuk menyimpan air di musim kemarau sehingga frekuensi dan besaran banjir makin meningkat, demikian juga sedimentasi makin tinggi yang menyakibatkan pendangkalan di waduk dan sungai sehingga menurunkan daya tampung dan pengalirannya. Pada tahun 1999 terdeteksi bahwa dari 470 DAS di Indonesia, 62 di antaranya dalam kondisi kritis, yang diprediksi dari perbandingan aliran maksimum dan minimum sungai-sungai yang sudah jauh melampaui batas normalnya. Keadaan ini diperparah oleh degradasi dasar sungai akibat penambangan bahan galian golongan C di berbagai sungai di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Barat yang telah menyebabkan kerusakan struktur dan fungsi prasarana dan sarana di sepanjang sungai.
Oleh karena itu perlu dilakukan upaya penghematan air oleh masyarakat secara global. Disamping itu konsumsi air yang kini disebagian kota besar di Indonesia tidak layak konsumsi, maka untuk tetap menjaga kualitas air tersebut perlu dilakukan proses penjernihan dan penyaringan terlebih dahulu sehingga dapat memenuhi standar sebagai air bersih. PT HYDRO Water Technology sebagai perusahaan yang fokus terhadap permasalahan tersebut, memberikan solusi bagi permasalan air Anda. Dengan media Profex yang terbukti 10x lebih tahan lama, sesuai dengan kebutuhan anda.

Rabu, 25 Juli 2012

HYDRO Reverse Osmosis

Menurut ketentuan WHO dan APHA (American Public Health Association), kualitas air ditentukan oleh kehadiran dan jumlah E. Coli didalamnya, yaitu untuk air minum dan air lainnya. Sedang secara umum berdasarkan karakteristik kimia, fisik dan mikrobiologik maka kualitas air akan ditentukan berdasarkan keperluannya.
Mesin air minum Reverse Osmosis (RO) merupakan mesin pengolah air langsung minum yang dapat membuang polutan-polutan berbahaya didalam air PAM atau air sumur (jangan digunakan untuk air laut atau air panas) seperti logam-logam berat, pestisida, racun-racun, zat kimia, partikel-partikel radio aktif, bakteri, virus, garam, endapan dsb.
Meminum air yang kurang bersih tidak akan berpengaruh bagi kesehatan dalam jangka waktu pendek, namun lambat laun akan membuat organ-organ tubuh kita menjadi rusak dan seringkali berakibat fatal dan terlambat. Air yang bersih dan sehat jelas akan memperbaiki sistem kekebalan tubuh kita karena didalamnya tidak ada lagi zat-zat yang berbahaya termasuk virus atau bakteri, maufun jasat-jasat reniknya.
Darah akan mengalir dengan baik dan sari makanan akan terdistribusikan dengan baik keseluruh tubuh sekaligus membuang zat-zat yang tidak berguna dan membuangnya melalui kulit dan ginjal sehingga mesin ini sering disebut “GINJAL” ketiga yang ada diluar tubuh kita, mengingat cara kerjanya yang hampir sama.
Untuk tetap menjaga kesehatan anda, maka segera gunakan RO HYDRO Drinking Water. Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan : Jaminan kualitas rangka 1 tahun, apabila terjadi kerusakan sebelum dua tahun diberikan SERVIS SECARA GRATIS!

Tentang Filter Air HYDRO

Pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh konsumen ketika membeli produk kami (HYDRO) akan saya jabarkan pada posting kali ini. Pertanyaan umum yang dilontarkan biasanya mengenai perbedaan HYDRO dengan filter air lain, masalah air yang dihadapi, atau yang lainnya. Posting ini menjelaskan semua pertanyaan-pertanyaan anda yang sedang bermasalah dengan air.
Apa Beda HYDRO dengan produk yang lain?
HYDRO memiliki keunggulan dibandingkan dengan produk lain, Kami menjamin kualitas air memenuhi standar kualitas air bersih. HYDRO mampu memberikan solusi setiap permasalahan air di rumah anda karena media (isi filter) yang Kami gunakan disesuaikan dengan masalah air Bapak/Ibu. Selain itu media Kami mampu menyerap kotoran lebih banyak karena sangat halus dan tahan lebih lama jadi Bapak/Ibu tidak direpotkan dengan pergantian media yang terlalu sering. Jangan khawatir apabila HYDRO tidak mampu memberikan solusi, Kami ada “Garansi 100 Hari Uang Kembali 100%”.
Apa perbedaan filter tipe HYDRO dan PURINEX?
Tipe HYDRO dan PURINEX kualitas air yang dihasilkan sama baiknya, tetapi untuk HYDRO cara pakai lebih praktis dan desainnya lebih eksklusif dengan warna yang cemerlang.
Mohon penjelasan perbedaan antara HYDRO 2000, HYDRO 4000, dan HYDRO 6000?
Perbedaannya pada kapasitas air yang dihasilkan, HYDRO 2000 sama dengan Purinex Home memiliki kapasitas 2000 liter per hari, HYDRO 4000 sama dengan Purinex Jumbo memiliki kapasitas 4000 liter per hari, sedangkan HYDRO 6000 sama dengan Purinex Double Jumbo memiliki kapasitas 6000 liter per hari.
Air dirumah Saya pertama jernih, namun setelah 30 menit berubah menjadi berwarna kuning, filter tipe mana yang cocok?
Tipe filter tergantung kapasitas air yang digunakan setiap hari serta jumlah kontaminan yang terkandung dalam air baku dirumah Bapak/Ibu dan sesuai keterangan yang Kami peroleh, berarti air dirumah anda memiliki kandungan besi yang tinggi. Untuk memastikan seberapa besar jumlah kandungan besinya, teknisi Kami akan mengambil sampel air dirumah anda untuk dicek dilaboratorium Kami, GRATIS.
Air dirumah Saya berbau, dan sering timbul bercak-bercak putih dikamar mandi, apa filter HYDRO bisa mengatasi masalah tersebut?
Tentu saja filter air HYDRO mampu mengatasinya, jika air anda memiliki kandungan kapur yang tinggi sehingga timbul barcak-bercak putih, Kami bisa memberikan solusi dengan menggunakan media RESIN, sedangkan untuk menghilangkan baunya dapat digunakan media PROFEX, selain menghilangkan bau profex juga efektif untuk menghilangkan besi.
Bagaimana perawatannya? Apa ada yang harus diganti? Kapan masa pergantiannya?
Perawatannya mudah, anda hanya merubah posisi kran untuk mencuci media (backwash) 2x dalam seminggu. Yang harus diganti adalah medianya yang berfungsi untuk menyerap kotoran, dan itu diganti 1 tahun sekali atau tergantung kondisi air di rumah anda.
Dimana saya bisa menemukan produk HYDRO?
Anda dapat menghubungi kami langsung melalui nomor yang tertera di web kami. Kami akan dengan sangat senang hati membantu anda dalam mengatasi permasalahan air yang anda hadapi.
Saya berada di Luar Jawa, apa ada reseller HYDRO disini, bagaimana dengan pemasangannya?
Kebetulan belum ada reseller Kami disana, Bapak/Ibu bisa menghubungi kami dan kami akan memberikan informasi yang anda butuhkan. Filter yang anda pesan akan dikirim via ekspedisi. Untuk pemasangan filter dapat dilakukan sendiri dipandu oleh product consultant Kami karena filter kami sangat praktis.
Semoga pertanyaan diatas sedikit banyak telah menjawab pertanyaan anda mengenai HYDRO.
HYDRO WATER SOLUTION FOR BETTER HUMAN FUTURE

Minggu, 22 Juli 2012

CARA HYDRO FILTER AIR MENGATASI KUNING ORGANIK

Air kuning pemanen atau kuning organik, adalah suatu keadaan dimana air berwarna kuning. Tetapi warna kuning yang bercampur dengan air ini tidak memiliki endapan sama sekali berbeda dengan air yang mengandung kadar besi atau mangan yang tinggi. Singkatnya air ini berwarna kuning kadang pekat – kadang tidak bisa dibayangkan seperti air teh, berwarna kuning tetapi tidak memiliki endapan alias kondisi air tetap bersih hanya warna kuningnya saja.
Masalah air dengan kuning organik ini adalah permasalahan yang cukup serius dibandingkan dengan permasalahan air lainnya. Lalu, bagaimana cara menghilangkan air dengan kuning organik tersebut? Caranya adalah dengan menggunakan filter air HYDRO. Cara kerja filter air HYDRO terhadap kuning permanen adalah sebagai berikut:
1. Air sumber yang bermasalah dengan kuning organik / permanen dimasukan kedalam bak penampungan dan pada saat air mengalir menuju bak penampungan HYDRO akan meng-Injectnya dengan cairan khusus yang bernama HYDRO CLEAR (HC) yang dibantu dengan dossing pump.
2. Setelah HC masuk kedalam air yang mengalir kedalam bak penampungan akan terjadi reaksi kurang lebih 10 menit yang menyebabkan kondisi air terdapat endapan.
3. Jika pada bak penampungan sudah terjadi endapan barulah air yang ada dibak penampungan akan didorong oleh pompa pendorong kedalam filter air / penjernih air HYDRO.
4. Setelah air melalui filter air / penjernih air maka hasil akhirnya adalah kondisi air yang sudah memenuhi standar air bersih.
Begitulah cara kerja dari filter air HYDRO dalam mengatasi airr dengan kuning organik. Anda jangan menyepelekan air dengan kuning organik, sebab air kuning organik / kuning permananen akan sangat menggagu bagi kesehatan kulit apalagi untuk anak-anak kecil yang masih sensitif. Tentunya anda tidak ingin orang-orang tersayanganda sakit bukan? Jika tidak, segera pasang HYDRO filter air, dan anda akan terbebas dari masalah air kuning organik.
HYDRO WATER SOLUTION FOR HUMAN LIFE

Alat Penyaring Air Berkualitas di Jakarta

Alat penyaring air/penjernih air/water filter di jakarta sangat dibutuhkan saat ini apalagi di daerah Jakarta. Alat penyaring air banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air minum dan sehari-hari. Kualitas air secara umum menunjukkan mutu atau kondisi air yang dikaitkan dengan suatu kegiatan atau keperluan tertentu. Sedangkan kuantitas menyangkut jumlah air yang dibutuhkan manusia dalam kegiatan tertentu. Air adalah materi esensial didalam kehidupan, tidak ada satupun makhluk hidup di dunia ini yang tidak membutuhkan air. Julukan bumi sebagai planet biru adalah hal yang wajar, sebab air menutupi hampir 3/4 atau sekitar 71% dari permukaan bumi. Komponen air terbanyak berasal dari air laut, air bawah tanah, air permukaan seperti Sungai, danau ataupun kolam-kolam. Sebagian besar tubuh manusia itu sendiri terdiri dari air. Tubuh manusia rata-rata mengandung air sebanyak 90% dari berat badannya. Tubuh orang dewasa, sekitar 55-60%, berat badan terdiri dari air, untuk anak-anak sekitar 65% dan untuk bayi sekitar 80% . Air sangat penting bagi kehidupan, dan semua makhluk hidup yang ada di bumi membutuhkan air sebagai penunjang kehidupannya, selain udara tentunya. Bagi kehidupan manusia, air memegang peranan penting, baik dalam kehidupan individu sehari-hari, perekonomian, pertanian, transportasi, industri dan masih banyak lagi.
Walaupun secara umum kebutuhan air bagi setiap orang berbeda-beda, perkiraan akan kebutuhan air dapat dikelompokkan dan dibuat berdasarkan kepentingan dan kebutuhannya. Sebagai contoh, jumlah air yang anda butuhkan untuk air minum tentunya lebih sedikit dan harus lebih bersih bila dibandingkan dengan air yang anda gunakan untuk mandi. Kebutuhan-kebutuhan akan air tersebut bila dikelompokkan dari yang terpenting akan menjadi sebuah hirarki berbentuk piramida. Pada hirarki kebutuhan minimal air, kebutuhan paling utama dan berada paling atas adalah kebutuhan untuk bertahan hidup dalam jangka pendek yakni kebutuhan akan air minum yang diperkirakan sebesar 10 liter per orang per hari serta kebutuhan air untuk memasak sebesar 20 liter.
HYDRO Alat Penyaring Air Solusi Masalah Air Anda. HYDRO Alat Penyaring Air mengatasi masalah air kuning, kotor, keruh, berbau, dan berkerak.

PAKAI HYDRO PENJERNIH AIR, BAJU PUTIH BEBAS KUNING !

Para bunda terkadang gelisah ketika melihat seragam sekolah sang anak yang tadinya putih bersih menjadi kusam kekuningan akibat dicuci.Meski sudah mengganti sabun dan pewangi berkali-kali, tetap saja permasalahan tersebut belum juga terselesaikan.Padahal sudah jelas bahwa penggantian sabun maupun pewangi tidak akan merubah apa-apa. Karena pada dasrnya, kondisi airnya yang bermasalah. Bermasalah seperti apa? Jika hal itu terjadi pada bunda, hal itu menunjukkan bahwa air yang ada di rumah anda mengandung besi (Fe). Lalu bagaimana cara bunda agar cepat tanggap jika masalah yang dihadap adalah air yang mengandung zat besi (Fe) yang tinggi? Caranya mudah, pertama ambil gelas yang dianggap mengandung zat besi (Fe) setelah itu barulah kita campur dengan air teh tawar. Lihat beberapa saat kemudian air tersebut akan bereaksi dengan perubahan warna, semakin pekat warnanya jelas kadar zat besi dalam air (Fe) sangat tinggi.
Berikut ini ciri-ciri air yang mengandung zat besi yang tinggi:
1. Biasanya air mengandung zat besi (Fe) yang tinggi keluar dari tanah dalam keadaan yang jernih. Nah pada saat seperti ini lah banyak yang tertipu dengan kondisi air ini, kebanyakan orang menganggap air tidak bermasalah padahal jika didiamkan beberapa saat kemudian air akan menguning dan menimbulkan endapan.
2. Air yang mengandung zat besi (Fe) yg tinggi juga menimbulkan bercak kuning karat pada keramik dan wastafel kamar mandi.
3. Air akan berbau besi karat.
4. Pompa air akan dengan cepat mengalami karat.
Lalu bagaimana solusinnya?
Solusinya adalah HYDRO penjernih air ! Kenapa harus HYDRO? Karena HYDRO memiliki media berupa PROFEX yang memiliki MES 30×60 sehingga memiliki tingkat daya serap yang tinggi terhadap zat besi (Fe) dan Mangan (Mn). PROFEX akan segera menyerap besi (Fe) dan mangan (Mn) di dalam air sehingga air yang keluar dari filter air/ penjernih air HYDRO maka kondisi air sudah tidak lagi mengandung zat besi (Fe) yang tinggi.
HYDRO WATER SOLUTION FOR BETTER HUMAN LIFE

Selasa, 17 Juli 2012

Pentingnya Air Bersih Pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan


Salah satu kebutuhan paling penting pada lingkungan yaitu kebutuhan akan adanya air bersih. Dan betapa pentingnya air bersih pada kesehatan manusia dan lingkungan, dapat kita mulai dengan memakai air sesuai kebutuhan kita, membuang sampah pada tempatnya serta memisahkan antara sampah organik atau anorganik.
Masalah air bersih merupakan hal yang paling fatal bagi kehidupan kita. Dimana setiap hari kita membutuhkan air bersih untuk minum, memasak, mandi, mencuci dan sebagainya. Dengan air yang bersih tentunya membuat kita terhindar dari penyakit. Kalau kita tahu, saat ini masalah air bersih merupakan barang yang langka di negeri tercinta kita ini, apalagi di kota-kota besar seperti Jakarta, air bersih merupakan barang yang mahal dan sering diperjualbelikan. Tidak seperti halnya beberapa puluh tahun yang lalu, saat itu air bersih mudah diperoleh dan selalu berlimpah mengalir di setiap sudut tanah negeri kita ini, karena pada waktu itu belum banyak terjadi polusi air dan udara. Dari rasa dan warnanya pun saat ini berbeda tidak sealami dulu dikarenakan oleh polusi tersebut.
Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan sebagian besar disebabkan oleh tangan manusia. Pencemaran air dan tanah adalah pencemaran yang terjadi di perairan seperti sungai, kali, danau, laut, air tanah, dan sebagainya. Sedangkan pencemaran tanah adalah pencemaran yang terjadi di darat baik di kota maupun di desa.
Alam memiliki kemampuan untuk mengembalikan kondisi air yang telah tercemar dengan proses pemurnian atau purifikasi alami dengan jalan pemurnian tanah, pasir, bebatuan dan mikro organisme yang ada di alam sekitar kita.
Jumlah pencemaran yang sangat masal oleh manusia membuat alam tidak mampu mengembalikan kondisi ke seperti semula. Alam menjadi kehilangan kemampuan untuk memurnikan pencemaran yang terjadi. Sampah dan zat seperti plastik, DDT, deterjen dan sebagainya yang tidak ramah lingkungan akan semakin memperparah kondisi pengrusakan alam yang kian hari kian bertambah parah.
Ada beberapa yang menjadi penyebab terjadinya pencemaran lingkungan di Air dan di Tanah antara lain :
1. Terjadinya erosi dan curah hujan yang tinggi.
2. Banyaknya sampah buangan manusia dari rumah-rumah atau pemukiman penduduk.
3. Menyebarnya zat kimia dari lokasi rumah penduduk, pertanian, industri, dan sebagainya.
Sampah dan air limbah mengandung berbagai macam unsur seperti gas-gas terlarut, zat-zat padat terlarut, minyak dan lemak serta mikroorganisme. Mikroorganisme yang terkandung dalam sampah dan air limbah dapat berupa organisme pengurai dan penyebab penyakit. Penanganan sampah dan air limbah yang kurang baik seperti: pengaliran air limbah ke dalam saluran terbuka, atau dinding dan dasar saluran yang rusak karena kurang terpelihara.
Pembuangan kotoran dan sampah kedalam saluran yang menyebabkan penyumbatan dan timbulnya genangan akan mempercepat berkembangbiaknya mikroorganisme atau kuman-kuman penyebab penyakit, serangga dan mamalia penyebar penyakit seperti lalat dan tikus.
Terdapat beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh sanitasi yang kurang baik serta pembuangan sampah dan air limbah yang kurang baik diantaranya adalah :
Diare
Demam berdarah
Disentri
Hepatitis A
Kolera
Tiphus
Cacingan
Malaria
Maka yang harus kita lakukan dalam menanggulangi pencemaran air dan tanah serta terhindar dari berbagai penyakit adalah pola hidup bersih dan sehat. Hidup bersih dan sehat dapat diartikan sebagai hidup di lingkungan yang memiliki standar kebersihan dan kesehatan serta menjalankan pola perilaku hidup bersih dan sehat. Lingkungan yang sehat dapat memberikan efek terhadap kualitas kesehatan. Kesehatan seseorang akan menjadi baik jika lingkungan yang ada di sekitarnya juga baik. Begitu juga sebaliknya, kesehatan seseorang akan menjadi buruk jika lingkungan yang ada di sekitarnya kurang baik. Dalam penerapan hidup bersih dan sehat dapat dimulai dengan mewujudkan lingkungan yang sehat. Lingkungan yang sehat memiliki ciri-ciri tempat tinggal (rumah) dan lingkungan sekitar rumah yang sehat.
HYDRO Alat Penjernih air mengatasi masalah air kuning, keruh dan berbau. Dengan memakai media yang sesuai permasalah air air Anda, atasi segera dengan HYDRO water filter For Human Better Life.

Air Bersih


Air bersih adalah salah satu jenis sumberdaya berbasis air yang bermutu baik dan biasa dimanfaatkan oleh manusia untuk dikonsumsi atau dalam melakukan aktivitas mereka sehari-hari termasuk diantaranya adalah sanitasi.
Untuk konsumsi air minum menurut departemen kesehatan, syarat-syarat air minum adalah tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak mengandung logam berat. Walaupun air dari sumber alam dapat diminum oleh manusia, terdapat risiko bahwa air ini telah tercemar oleh bakteri (misalnya Escherichia coli) atau zat-zat berbahaya. Walaupun bakteri dapat dibunuh dengan memasak air hingga 100 °C, banyak zat berbahaya, terutama logam, tidak dapat dihilangkan dengan cara ini.
Sumber air bersih:
1. Curah hujan
Dalam pemanfaatan hujan sebagai sumber dari air bersih, individu perorangan/ berkelompok/ pemerintah biasanya membangun bendungan dan tandon air yang mahal untuk menyimpan air bersih di saat bulan-bulan musim kering dan untuk menekan kerusakan musibah banjir.
2. Sungai
Rata-rata lebih dari 40.000 kilometer kubik air segar diperoleh dari sungai-sungai di dunia. Ketersediaan ini (sepadan dengan lebih dari 7.000 meter kubik untuk setiap orang) sepintas terlihat cukup untuk menjamin persediaan yang cukup bagi setiap penduduk, tetapi kenyataannya air tersebut seringkali tersedia di tempat-tempat yang tidak tepat. Sebagai contoh air bersih di lembah sungai Amazon walupun ketersediaannya cukup, lokasinya membuat sumber air ini tidak ekonomis untuk mengekspor air ke tempat-tempat yang memerlukan.
Penyalahgunaan dan pencemaran air
Sumber-sumber air bersih ini biasanya terganggu akibat penggunaan dan penyalahgunaan sumber air seperti:
1. Pertanian. Penghamburan air akibat ketiadaannya penyaluran air yang baik pada lahan yang diairi dengan irigasi (untuk penghematan dalam jangka pendek) dapat berakibat terjadinya kubangan dan penggaraman yang akhirnya dapat menyebabkan hilangnya produktivitas air dan tanah
2. Industri. Walaupun industri menggunakan air jauh lebih sedikit dibandingkan dengan irigasi pertanian, namun penggunaan air oleh bidang industri mungkin membawa dampaknya yang lebih parah dipandang dari dua segi. Pertama, penggunaan air bagi industri sering tidak diatur dalam kebijakan sumber daya air nasional, maka cenderung berlebihan. Kedua, pembuangan limbah industri yang tidak diolah dapat menyebabkan pencemaran bagi air permukaan atau air bawah tanah, seihingga menjadi terlalu berbahaya untuk dikonsumsi. Air buangan industri sering dibuang langsung ke sungai dan saluran-saluran, mencemarinya, dan pada akhirnya juga mencemari lingkungan laut, atau kadang-kadang buangan tersebut dibiarkan saja meresap ke dalam sumber air tanah tanpa melalui proses pengolahan apapun. Kerusakan yang diakibatkan oleh buangan ini sudah melewati proporsi volumenya. Banyak bahan kimia modern begitu kuat sehingga sedikit kontaminasi saja sudah cukup membuat air dalam volume yang sangat besar tidak dapat digunakan untuk minum tanpa proses pengolahan khusus.
3. Eksploitasi sumber-sumber air secara masal oleh rumah tangga.
* Di negara berkembang: Di beberapa tempat di negara bagian Tamil Nadu di India bagian selatan yang tidak memiliki hukum yang mengatur pemasangan penyedotan sumur pipa atau yang membatasi penyedotan air tanah, permukaan air tanah anjlok 24 hingga 30 meter selama tahun 1970-an sebagai akibat dari tak terkendalikannya pemompaan atau pengairan. Pada sebuah konferensi air di tahun 2006 wakil dari suatu negara yang kering melaporkan bahwa 240.000 sumur pribadi yang dibor tanpa mengindahkan kapasitas jaringan sumber air mengakibatkan kekeringan dan peningkatan kadar garam.
* Di negara maju seperti Amerika Serikat seperlima dari seluruh tanah irigasi di AS tergantung hanya pada jaringan sumber air (Aquifer) Agallala yang hampir tak pernah menerima pasok secara alami. Selama 4 dasawarsa terakhir terhitung dari tahun 2006, sistem jaringan yang tergantung pada sumber ini meluas dari 2 juta hektar menjadi 8 juta, dan kira-kira 500 kilometer kubik air telah tersedot. Jaringan sumber ini sekarang sudah setengah kering kerontang di bawah sejumlah negara bagian. Sumber-sumber air juga mengalami kemerosotan mutu, di samping pencemaran dari limbah industri dan limbah perkotaan yang tidak diolah, seperti pengotoran berat dari sisa-sisa dari lahan pertanian. Misalnya, di bagian barat AS, sungai Colorado bagian bawah sekarang ini demikian tinggi kadar garamnya sebagai akibat dari dampak arus balik irigasi sehingga di Meksiko sudah tidak bermanfaat lagi, dan sekarang AS terpaksa membangun suatu proyek besar untuk memurnikan air garam di Yuma, Arizona, guna meningkatkan mutu sungainya. Situasi di wilayah perkotaan jauh lebih jelek daripada di daerah sumber dimana rumah tangga yang terlayani terpaksa merawat WC dengan cara seadanya karena langkanya air, dan tanki septik membludak karena layanan pengurasan tidak dapat diandalkan, atau hanya dengan menggunakan cara-cara lain yang sama-sama tidak tuntas dan tidak sehat. Hal ini tidak saja mengakibatkan masalah bagi penggunanya sendiri, tetap juga sering berbahaya terhadap orang lain dan merupakan ancaman bagi lingkungan karena limbah mereka lepas tanpa proses pengolahan. Oleh karena itu, untuk tetap dapat menggunakan air bersih disarankan setiap rumah tangga yang memiliki berbagai masalah dengan air menggunakan alat penjernih air yang telah dijamin mampu menghasilkan air bersih dan sehat. Satu-satunya alat penjernih air yang berani memberikan money back garantee 100% adalah HYDRO Alat Penjernih AirNikmati Hidup Sehat dan Hemat bersama HYDRO Alat Penjernih Air!
Sumber: keslingwng

Sekilas Tentang Air dan Kebersihan Lingkungan


Kondisi kebersihan air dan lingkungan di sebagian besar daerah di Indonesia masih sangat buruk. Situasi ini menyebabkan tingginya kerawanan anak terhadap penyakit yang ditularkan lewat air. Pada 2004, hanya 50 persen penduduk Indonesia yang mengambil air sejauh lebih dari 10 meter dari tempat pembuangan kotoran. Ukuran ini menjadi standar universal keamanan air. Di Jakarta, misalnya, 84 persen air dari sumur-sumur dangkal ternyata terkontaminasi oleh bakteri faecal coliform.
Secara praktis masalah kebersihan menjadi tidak kondusif karena masyarakat memang selalu tidak sadar akah hal tersebut. Tempat pembuangan kotoran tidak dipergunakan dan dijaga dengan baik. Akibatnya masalah diare, penyakit kulit, penyakit usus dan penyakit lain yang disebabkan air sering menyerang golongan keluarga ekonomi lemah. Upaya mengembangkan kesehatan anak secara umum pun menjadi terhambat. Fakta ini terjadi khususnya di daerah bekas bencana tsunami di Aceh dan Sumatra Utara.
Disamping akses air bersih yang buruk, situasi kebersihan air dan lingkungan diperparah oleh kegagalan penyuluhan bagi masyarakat kelas bawah dan mereka yang tinggal di daerah kumuh untuk berperilaku bersih. Bahkan penyediaan air minum yang bersih pun belum secara serius dijadikan prioritas pembangunan di Indonesia terutama di tingkat propinsi.
Sumber : UNICEF

Pencemaran Air


Hydro Alat Penjernih dan Penyaring Air menyelesaikan masalah air kuning, keruh, dan berbau. HYDRO Alat Penjernih dan penyaring air for better human life.
Disadari atau tidak peran air sangat penting dalam kehidupan manusia. Tapi, dalam kurum waktu terakhir ini kelangsungan air bersih semakin berkurang seiring dengan pencemaran yang terjadi akibat efek negatif dari perkembangan teknologi dan industri. Tak hanya dirisaukan oleh polusi udara saja, Negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, mulai mengalami pencemaran air. Pencemaran tersebut adalah suatu perubahan keadaan di tempat penampungan air sepeti danau, sungai, lautan, dan air tanah akibat aktivitas manusia. Walaupun fenomena alam seperti gunung berapi, badai, gempa bumi, dan lainnya juga mengakibatkan perubahan yang besar terhadap kualitas air, namun hal tersebut tidak dianggap sebagai pencemaran.
Pencemaran air mengacu pada perubahan fisik, biologi, kimia, dan kondisi badan air yang akan mengganggu keseimbangan ekosistem. Hasil polusi air jika jumlah besar limbah yang berasal dari berbagai sumber polutan tidak dapat lagi ditampung oleh ekosistem alam, akibatnya adalah limbah tidak dapat dengan cepat hancur, dan menghasilkan organisme lain yang tidak menguntungkan bagi manusia. Salah satu penyebab utama pencemaran air yang telah menyebabkan masalah kesehatan lingkungan yang serius dan merupakan polusi adalah yang berasal dari bahan kimia dan proses industri. Ketika pabrik-pabrik dan produsen menuangkan bahan kimia dan limbah ternak langsung ke sungai dan saluran air, kemudian air menjadi beracun dan tingkat oksigen yang habis menyebabkan banyak organisme air mati.
Limbah ini termasuk pelarut dan zat-zat beracun. Sebagian besar limbah juga tidak biodegradable. Air panas dari pembangkit listrik disebut polusi termal. Ini membunuh hewan air dan tumbuhan dengan mengurangi kandungan oksigen dari air. Selain dari polusi termal, ada juga polusi organik dan anorganik. Limbah organik termasuk yang dibuang dari rumah-rumah pemotongan, pabrik pengalengan daging, pembuatan tanaman, pestisida, dan perusahaan-perusahaan minyak mentah. Ketika limbah organik tidak terurai oleh mikroorganisme, sebagian besar oksigen terlarut dalam air digunakan dan pembuangan mulai berbau busuk. Air juga tercemar oleh zat lainnya seperti sampah plastik. Beberapa plastik seperti nilon ikan dapat melibatkan hewan laut lainnya. Plastik yang telah dipecah menjadi potongan kecil dapat dimakan oleh makhluk-makhluk laut yang dapat menyebabkan kematian mereka. Karena plastik adalah bahan non-biodegradable, maka setelah termakan ikan akan mati.
Selain itu, pencemaran air juga datang dari limbah rumah tangga. Sebagai contoh adalah sisa dari pemakaian shampoo, lotion, pelembab, pewarna rambut, deterjen, pelembut kain, dan lainnya berkontribusi pula terhadap polusi air. Karena limbah tersebut masuk ke selokan yang kemudian mengalir ke sungai, danau, dan seterusnya.
Oleh karena itu, untuk tetap dapat menggunakan air bersih disarankan setiap rumah tangga yang memiliki berbagai masalah dengan air menggunakan alat penyaring air yang telah dijamin mampu menghasilkan air bersih dan sehat. Satu-satunya alat penyaring air yang berani memberikan money back garantee 100% adalah HYDRO Alat Penyaring AirNikmati Hidup Sehat dan Hemat bersama HYDRO Alat Penjernih Air!
Dikutip dari oktomagazine

Kesehatan Lingkungan Mengenai Air


Beban lingkungan penyakit mengkuantifikasi jumlah penyakit yang disebabkan oleh risiko lingkungan. Beban penyakit dapat dinyatakan dalam kematian, kejadian atau Disability-Adjusted Tahun hidup (DALY). Ukuran yang terakhir menggabungkan beban karena kematian dan cacat di indeks tunggal. Menggunakan seperti indeks memungkinkan perbandingan beban karena berbagai faktor risiko lingkungan dengan faktor risiko lain atau penyakit. Informasi tambahan diperlukan untuk pengembangan rasional kebijakan oleh sektor kesehatan dan kegiatan sektor lain yang secara langsung mengelola atau mempengaruhi faktor-faktor penentu kesehatan meliputi: efektivitas dan efektivitas biaya dari intervensi ketersediaan sumber daya jenis lingkungan kebijakan.
Air adalah penting bagi kehidupan. Jumlah air tawar di bumi adalah terbatas, dan kualitas berada di bawah tekanan konstan. Melestarikan kualitas air segar penting untuk penyediaan air minum, produksi makanan dan penggunaan air rekreasi. Kualitas air dapat dikompromikan dengan kehadiran agen infeksi, bahan kimia beracun, dan bahaya radiologi.
Sumber : WHO